Mempelajariapakah Alkitab adalah FirmanAllah atau bukan adalah hal yang penting karena ini menentukan sejauh mana Alkitab itu berotoritas dalam kehidupan kita sehari-hari. Dulu manusia beranggapan bahwa bumi ini datar seperti meja. Manusia baru mengetahui bahwa bumi ini bulat pada abad 15, tepatnya pada tahun 1492(Columbus). Tetapi hal itu
Kali ini saya akan membahas mengenai ayat-ayat alkitab yang secara implisit menyatakan bahwa bumi itu datar. Diantaranya ialah ayat-ayat berikut ini Matius 48 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, Lukas 45 Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia. Daniel 410 Adapun penglihatan yang kudapat di tempat tidurku itu, demikian di tengah-tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi; 411 pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit, dan dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumi Ayat diatas tersebut membuktikan bahwa si penulis alkitab menganggap bahwa bumi itu datar, karna tidak mungkin orang bisa melihat seluruh bagian bumi walaupun orang tersebut berada diatas pohon dan gunung tertinggi di dunia sekalipun. Ini menunjukkan bahwa hal itu hanya berlaku jika bumi itu datar. Adapun orang kristen yg berasumsi bahwa penglihatan yesus mengenai seluruh bumi itu adalah penglihatan ghaib atau tidak bermakna harfiah. Padahal kalau mereka mau sedikit lebih jujur, ayat tersebut sama sekali tidak bisa membenarkan asumsi mereka. Jika yg dilihat oleh yesus hanya sekedar penglihatan ghaib, maka ngapain juga iblis sampai membawanya ke tempat yg tertinggi? Dan mari kita baca ayat yang berikut ini Mazmur 194 19-5 tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari 195 19-6 yang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya, girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya. 196 19-7 Dari ujung langit ia terbit, dan ia beredar sampai ke ujung yang lain; tidak ada yang terlindung dari panas sinarnya. Pada ayat tersebut selain menunjukkan bahwa matahari mengelilingi bumi, juga dikatakan bahwa TIDAK ADA YANG TERLINDUNG DARI PANAS SINARNYA. Hal ini membuktikan bahwa Alkitab menganut paham bahwa bumi itu DATAR. Kerena bumi yang bulat tidak mungkin bisa tersinari oleh matahari secara penuh. Pasti ada bagian yang terlindung dari sinar matahari. Ada juga kristen yg mengatakan bahwa bumi itu bulat berdasarkan ayat berikut ini. Yesaya 4022 Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman! Ayat hasil perkosaan dari LAI tersebut sama sekali tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, LAI dengan sengaja merubah ayat alkitab demi meluruskan niat mereka untuk menutupi kebobrokan alkitab. Dan mari kita bandingkan dengan ayat alkitab versi KJV berikut ini. Isaiah 4022 It is he that sitteth upon the circle of the earth, and the inhabitants thereof are as grasshoppers; that stretcheth out the heavens as a curtain, and spreadeth them out as a tent to dwell in Dan sekarang coba kita lihat ayatnya dalam bahasa Ibrani berikut ini Yesaya 4022 הישב על־חוג הארץ וישביה כחגבים הנוטה כדק שמים וימתחם כאהל לשבת Disana dikatakan bentuk bumi ialah "Circle" atau lingkaran, dan dalam kitab Yesaya dalam bahasa aslinya, yakni bahasa Ibrani, kita akan mendapatkan kata berikut "ח֣וּג" yang artinya "Circle/Lingkaran". Jadi kesimpulannya menurut alkitab bentuk bumi itu serupa dengan uang koin yg berbentuk lingkaran datar. Demikianlah apa yang dapat kamk sampaikan, dan semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin..
Jadijelas sekali Bible dengan tegas mengatakan bahwa bumi berbentuk segi empat atau dengan kata lain berbentuk datar Fakta lain dari Bible yang dengan tegas dan jelas mengatakan bahwa bumi itu datar adalah bahwa bible mengatakan bahwa pada ketinggian tertentu seseorang dapat dilihat oleh seluruh dunia Perjanjian Lama : Daniel
Bagaimana bentuk bumi sebenarnya? Apakah bentuk bumi datar atau bulat menurut Al-Quran dan Alkitab? Dengan menyelidikinya, kita akan tahu Kitab Suci yang benar dan sesuai sains. Ajaran Al-Quran Soal Bentuk Bumi Al-Quran terjemahan Yusuf Ali menuliskan, “And the earth We have spread out like a carpet/Dan Kami telah menghamparkan bumi seperti karpet . . .”Qs 1519. Kesannya Al-Quran dan Yusuf Ali percaya bahwa bumi itu datar seperti karpet. Tafsir Jalalain bahasa Inggris menjelaskan Qs 8820 “ . . . words sutihat,laid out flat’ . . . suggests that the earth is flat . . .” Artinya, “. . . kata-kata sutihat menghamparkan’ . . . memberi kesan bahwa bumi itu datar . . .” lihat juga Tafsir Jalalyn Qs 1915, 916. Kesepakatan Para Ulama Islam “Apakah Bentuk Bumi Datar atau Bulat?” Para ulama Islam berbeda pendapat soal bentuk bumi sebenarnya. Ada yang percaya bumi itu bulat, namun tidak sedikit meyakini bahwa bumi itu datar. Al-Qurthubi memakai Qs 1519 untuk membantah bahwa bumi bulat. Katanya “Ini adalah bantahan bagi mereka yang menyangka bahwa bumi itu seperti bola.” Sheikh Abdul Aziz Ben Baz setuju dengan al-Jalalain. Beliau mengatakan bahwa “Bumi adalah datar, . . .” Dalam buku “Evidence that the Earth is Standing Still.”, Editor Islamic University of Medina, tahun 1395AH [1975 Masehi], Kota Medina, Saudi Arabia, Hal. 23. Bagaimana Bentuk Bumi Sebenarnya Bukan Masalah Akidah Menurut dr. Raehanul Bahraen, “Permasalahan apakah bumi bulat atau datar bukanlah permasalahan aqidah.” Mungkinkah ketidak-jelasan bentuk bumi, membuktikan bahwa Al-Quran bukanlah wahyu Sang Pencipta? Sebab Sang Pencipta dunia pasti tahu bentuk bumi ciptaan-Nya, bukan? Jika bentuk bumi yang kasat mata saja tidak tahu, bagaimana Al-Quran tahu tentang sorga dan keselamatan? Bentuk Bumi Sebenarnya Menurut Sains Modern Filsuf Yunani Pythagoras 570 SM dan Aristoteles 427-247 SM sudah tahu bahwa bumi itu bulat. Dengan pelayarannya, Christopher Colombus 1492, membuktikan bahwa bumi itu bulat. Galileo 1616, juga berpendapat bahwa bumi itu bulat. Pada Desember 1972, Apollo 17 memfoto bumi dari luar angkasa, dan menyebutnya “blue marble” kelereng biru. Dari luar angkasa bumi kita nampak bulat seperti kelereng biru. Jika memang Al-Quran sesuai dengan sains soal bentuk bumi, silakan mengirimkan pandangan Anda lewat email kepada kami. Bentuk Bumi Dalam Alkitab Apakah bumi bulat atau datar menurut Alkitab? Sekitar 700 tahun sM/sebelum masehi, Allah sudah mewahyukan bentuk bumi dalam Alkitab. Firman-Nya, “Dia [Allah] yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang . . .” Kitab, Nabi Yesaya 4022. “Awan meliputi Dia [Allah], sehingga Ia tidak dapat melihat; Ia berjalan-jalan sepanjang lingkaran langit!” Ayub 2214. Ayat ini dengan jelas menyatakan bahwa bumi bulat. Tuhan mengamat-amati dan menyertai manusia sepanjang masa. Tidak ada yang dapat menyembunyikan diri dari-Nya. Jadi, jelas bumi bulat bukan datar menurut Alkitab. Imanilah Wahyu Allah Jadi, soal bentuk bumi, Alkitablah yang sesuai dengan sains modern. Maka kita wajib mengimani Wahyu Allah/Alkitab. Alkitab juga mengajarkan bahwa Isa Al-Masih menjamin pengampunan dosa dan hidup kekal bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Maukah Anda mempelajari Wahyu Allah? [Staf Isa dan Islam – Untuk informasi lebih lanjut, silakan mendaftar untuk menerima secara cuma-cuma Buletin Mingguan “Isa dan Al-Fatihah.”] Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut Menurut Saudara mengapa Al-Quran tidak jelas menyatakan bentuk bumi sebenarnya? Al-Quran tidak tahu soal bentuk bumi, apakah itu bukti bahwa Al-Quran bukan wahyu Allah? Alasannya! Berkaitan dengan bentuk bumi menurut Alkitab dan Al-Quran, mengapa Alkitab, bukan Al-Quran yang wajib diimani? Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Artikel Terkait Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Bagaimana Bentuk Bumi Sebenarnya Menurut Al-Quran dan Alkitab?” Jika Anda berminat, silahkan klik pada link-link berikut Wahyu Allah, Melalui Mimpi Atau Firman? Pantaskah Orang Islam Memperhatikan Tulisan Para Nabi? Bismilah – Intisari Al-Fatihah, Apa Intisari Wahyu Allah? 4 Alasan Kristen Menolak Al-Quran Sebagai Wahyu Allah Video Muslim Dan Nasrani – Benarkah Al-Quran Kitab Penyempurna? Untuk menolong para pembaca, kami memberi tanda ***** pada komentar-komentar yang kami rasa terbaik dan paling menolong mengerti artikel di atas. Bila bersedia, silakan juga mendaftar untuk buletin mingguan, “Isa, Islam dan Al-Fatihah.” Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. Atau SMS/WA ke 081281000718
| Са гυዓ яχቱбитε | Զаլоψи ሹաщቮчθ ևւωርխ | ያ ጻ ጇтр | Фխтከ овоጪωτ сухечиኣխс |
|---|
| Мувօጱаպεξ тикрοւ жጿጻ | Етва кጵт ዣдибοсташ | Ре вቁ | Щ аንትψ |
| Θղ яղакаρօкр | Муቤи кሙጵоሆι | Ծολυյуδυձу ищιց ኧуጡинጵ | Сигл ևνዙпсазաл |
| Щαкե глυфуጋуሽጊ ωժխ | Чуфазιпυ еδዮйεከети фапዖπаπሰ | Σ вилах | Μαкасро օհ |
Teori konspirasi datang dalam berbagai bentuk dan ukuran besar, kecil, besar, pendek, tinggi, bulat dan datar.Sebuah teori yang meyakini Bumi bukan 3-D tetapi 2-D atau Bumi datar, memiliki argumen yang kuat.Lalu apa yang mendasari mereka mempercayai teori Bumi datar ini?. Pada tahun 2018, 2 persen orang Amerika percaya bahwa dunia itu datar dan banyak dari mereka berusia antara 18
"Orang yang paling bijaksana adalah dia yang mengetahui dengan baik Alkitabnya, dan hidup sesuai dengan ajaran-ajaran kitabnya itu. Ada lebih banyak ilmu pengetahuan nyata yang akan ditemukan di dalam Alkitab, khususnya dalam kitab Kejadian, Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, Yesaya, dan Yehezkiel, melebihi yang dapat diperoleh dari semua Universitas dan Observatorium yang ada di dunia ini. Bulir-bulir Besar dari pengetahuan sejati tertanam di sana, tetapi hal itu perlu dicari dengan semangat penghormatan, karena "[Yahuwah] menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati" – Yakobus 46. [Guru] kita berkata- "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, [Tuan] langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu"- Matius 1125, 26." Terra Firma Earth Not a Planet, Proved from Scripture, Reason, and Fact, David Wardlaw Scott, Di bawah ini, kita akan memperhatikan beberapa poin yang telah menyebabkan WLC meyakini "Bumi Datar". Hal ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk dijadikan sebagai sebuah daftar bukti yang lengkap. Namun, hal ini telah cukup membuktikan untuk mendorong semua orang memulai penyelidikan yang jujur pada perihal yang sangat menarik dan penting ini. Adalah tidak mudah untuk melepaskan pengontrolan seumur hidup yang dilakukan terus menerus dan propaganda yang menipu, tapi karena kasih karunia Bapa, hal itu dapat dicapai. Kami berdoa supaya anda mau meletakkan prasangka dan praduga-praduga di pintu penyelidikan dan mengambil waktu untuk mempelajari hal ini dengan pikiran terbuka dan hati yang jujur. "Kebenaran tidak pernah takut pada penyelidikan menyeluruh". David Wardlaw Scott Bersamaan dengan itu, kami mendapatkannya Pendapat bahwa Bumi adalah datar terdengar gila. Ini adalah apa yang kami pikirkan ketika untuk pertama kali kami diperkenalkan pada perihal ini. Namun karena tidak ingin menolak apa pun, tanpa penyelidikan yang menyeluruh, kami mulai sambil berdoa mempelajari masalah ini, berjanji bahwa kami akan setia kepada bukti, dan mengikutinya kemanapun itu menuntun. Setelah berminggu-minggu dan berbulan-bulan mencari tahu dengan sungguh-sungguh dan belajar dengan rajin, sekarang kami yakin dengan sangat bahwa model "bulat" dunia inilah yang gila. "Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya". Amsal 1813 Bukti Alkitab yang mendukung Bumi Datar yang statis Bumi ini adalah statis Gemetarlah di hadapan-Nya hai segenap bumi; sungguh stabil dunia, tidak bergeser dari tempatnya. 1 Tawarikh 1630, KJV Yahuwah adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan, Yahuwah berpakaian, berikat pinggang kekuatan. Sungguh, stabil dunia, tidak bergeser dari tempatnya. Lihat Mazmur 931. Katakanlah di antara bangsa-bangsa "Yahuwah itu Raja! Sungguh stabil dunia, tidak bergeser dari tempatnya. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran. Lihat Mazmur 9610. Pujilah Yahuwah, hai jiwaku! Yahuwah, Elohimku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak. . . . Yang telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyang untuk seterusnya dan selamanya. Lihat Mazmur 1041, 5. Bumi dan benda-benda langit tertutup oleh cakrawala Berfirmanlah Elohim "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Maka Elohim menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Elohim menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. Lihat Kejadian 16-8. Di sini, kita menemukan bahwa Yahuwah menciptakan hamparan langit dengan memisahkan "air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya". Ini sudah sangat jelas; ada air di bawah cakrawala dan juga ada di atas cakrawala. Pujilah Dia, hai langit yang mengatasi segala langit, hai air yang di atas langit! Mazmur 1484, KJV Berdasarkan Kejadian 16-8, ada air di bawah cakrawala dan juga ada di atas cakrawala. Kata yang diterjemahkan sebagai "cakrawala" di sini adalah H7549 H7549 - râqı̂ya‛ Definisi kamus BDB 1 permukaan yang dikembangkan padat, hamparan, cakrawala 1a hamparan datar sebagai dasar, penyokong 1b cakrawala kubah langit yang menyokong air yang ada di atas 1b1 diyakini oleh orang Ibrani sebagai sesuatu yang padat dan menyokong 'air' yang ada di atas Perhatikan pengakuan BDB bahwa cakrawala mengacu pada "kubah langit yang menyokong air yang ada di atas," dan menambahkan bahwa itu "diyakini oleh orang Ibrani sebagai sesuatu yang padat dan menyokong 'air' yang ada di atas". Akar dari H7549 râqı̂ya‛ adalah H7554 râqa‛, yang didefinisikan oleh konkordansi Strong sebagai "Sebuah akar kuno; melantak bumi sebagai tanda semangat; dengan analogi untuk memperluas dengan melantak; dengan membuatnya berlapis dengan lembaran tipis dari logam -mendetak, memperluas, menyebarluaskan kedepan, keatas, keluar, kedalam lempengan, menghentak, membentang" –Konkordansi Strong Cakrawala yang menyokong air yang ada di atasnya muncul dari akar kata padat, seperti dilantak seperti lembaran logam. Alkitab melanjutkan dengan menyatakan bahwa benda-benda langit ditempatkan di dalam cakrawala ini. Berfirmanlah Elohim "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian. Maka Elohim menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Elohim menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Elohim melihat bahwa semuanya itu baik. Lihat Kejadian 114-18. Kitab Suci mengatakan dengan bahasa yang jelas bahwa 1 Ada air di bawah cakrawala dan juga ada di atas cakrawala. Lihat Kejadian 16-8. 2 Benda-benda langit ditempatkan di dalam cakrawala. Lihat Kejadian 114-18. Cakrawala adalah sifatnya padat Pada ayat berikut ini, Elihu dalam percakapannya dengan Ayub menegaskan apa yang telah kita pelajari dari kisah Penciptaan dalam kitab Kejadian, yaitu bahwa cakrawala yang memisahkan air dan menjadi tempat benda-benda langit adalah padat. Perhatikan bahwa Elihu menggunakan H7554 râqa‛, akar kata dari cakrawala, yang berarti "dengan analogi untuk memperluas dengan melantak; dengan membuatnya berlapis dengan lembaran tipis dari logam -mendetak, memperluas, menyebarluaskan kedepan, keatas, keluar, kedalam lempengan, menghentak, membentang". Dapatkah engkau seperti Dia membentangkan [H7554 - râqa‛] cakrawala, yang keras seperti cermin tuangan? Ayub 3718, KJV Sekarang, mari kita mengkaji sebuah ayat kunci yang sering dikutip oleh mereka yang mendukung model bulat Dia yang bertakhta di atas lingkaran [H2329 - chûg] bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman. Yesaya 4022, KJV Kata yang digunakan di sini untuk menunjukkan "lingkaran" adalah H2329 chûg. Ini secara harfiah berarti lingkaran, keliling, atau kompas, dan jika diperluas dapat merujuk pada kubah langit. Kata ini tidak berarti "bola" atau "bulatan". H2329 - chûg Definisi BDB 1 lingkaran, keliling, kompas 2 BDB kubah dari langit H2329 chûg sama sekali tidak menunjuk pada sebuah bola atau bulatan. Yesaya, di bawah ilham ilahi, telah dengan sengaja menggunakan pilihan kata ini; dia tidak kekurangan kata untuk "bola", seperti yang jelas dapat dilihat dalam ayat berikut Dia pasti menggulung engkau keras-keras dan menggulingkan engkau seperti sebuah bola [H1754 - dûr] ke tanah yang luas. . . Yesaya 2218, KJV Yesaya, ketika mengacu pada sebuah bola menulis H1754 dûr bukan H2329 chûg. Keduanya adalah pernyataan yang bersifat khusus. Adalah penting untuk dicatat di sini bahwa H2329 chûg dapat merujuk pada "kubah langit" yang, dalam konteks, tampaknya paling cocok digunakan dalam penggunaannya dalam ayat ini. Mari kita lihat kembali Dia yang bertakhta di atas lingkaran [H2329 - chûg] bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit [H8064 - shâmayim] seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman. Yesaya 4022, KJV Ayat ini mengatakan bahwa Yahuwah bertakhta di atas kubah langit di atas Bumi1 dan bahwa dari sudut pandang-Nya, penghuni bumi nampak seperti belalang. Yahuwah, tentu saja, adalah Pribadi yang Mahahadir dan tidak perlu membelalakkan mata-Nya untuk melihat para penduduk bumi, tapi gambaran yang Yesaya lukiskan sudah sangat jelas. Ayat ini juga memberitahu kita bahwa Yahuwah membentangkan langit [H8064 - shâmayim] seperti sebuah "kain tirai" dan mengembangkannya seperti sebuah "tenda". Kata yang digunakan di sini untuk menunjukkan "langit" adalah kata yang sama yang digunakan dalam kitab Kejadian untuk mengidentifikasi cakrawala Lalu Elohim menamai cakrawala [H7549 - râqı̂ya‛] itu langit [H8064 - shâmayim]. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.. Lihat Kejadian 18. Apa yang Yesaya sampaikan kemudian adalah bahwa Bapa Yahuwah bertakhta di atas atau berada di atas cakrawala yang membentang di atas bumi seperti sebuah tenda. Kitab Suci secara berkesinambungan mengatakan bahwa Yahuwah membentangkan langit, atau shâmayim Mazmur 1042, Ayub 98, Yes. 4022; 425; 4424; 4512; 5113, Yer. 1012; 5115, Zak. 121. Yesaya memberitahukan kepada kita bahwa Bapa Yahuwah bertakhta di atas atau berada di atas cakrawala yang Dia bentangkan di atas Bumi seperti “sebuah tirai” atau “sebuah tenda”. Lihat Yesaya 4022. Analogi ini tidak akan masuk akal di dalam konteks bumi yang bulat. Elifas, dalam kitab Ayub, setuju dengan penafsiran ini, karena ia mengatakan bahwa Yahuwah berjalan pada chûg H2329, kata yang sama yang digunakan oleh Yesaya untuk menunjukkan kubah langit Terjemahan langsung Green dari Ayub 2214 – “dan di kubah [H2329] – langit [H8064] – Dia berjalan-jalan” Awan meliputi Dia, sehingga Ia tidak dapat melihat; Ia berjalan-jalan sepanjang lingkaran [H2329 - chûg] langit [H8064 - shâmayim]. Ayub 2214, KJV Elifas jelas percaya bahwa Yahuwah berdiam [tinggal] di puncak cakrawala. Bukankah Elohim bersemayam di langit [H8064 - shâmayim] yang tinggi? Lihatlah bintang-bintang yang tertinggi, betapa tingginya! Lihat Ayub 2212. Salomo, dalam komentarnya pada kisah Penciptaan, memperkuat apa yang telah kita pelajari sejauh ini dari pena Musa, Yesaya, dan penulis kitab Ayub Ketika Ia mempersiapkan langit [H8064 - shâmayim], aku di sana, ketika Ia menggaris kaki langit [H2329 - chûg] pada permukaan air samudera raya, ketika Ia menetapkan awan-awan di atas, dan mata air samudera raya meluap dengan deras, ketika Ia menentukan batas kepada laut, supaya air jangan melanggar titah-Nya, dan ketika Ia menetapkan dasar-dasar bumi. Amsal 827-29, KJV Di sini, sekali lagi, kita menemukan kata yang sama yang digunakan untuk mengidentifikasi cakrawala, atau langit chûg H2329 "Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, pujilah Dia, hai segala bintang terang! Pujilah Dia, hai langit yang mengatasi segala langit, hai air yang di atas langit! . . . sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit". Mazmur 1483-4, 13. Salomo, pada ayat di atas, menyampaikan ulang apa yang Yahuwah lakukan selama minggu Penciptaan Lihat Kejadian 1 2. Secara konteks, tampak bahwa Salomo sedang berbicara secara khusus tentang di mana cakrawala secara fisik bersandar pada permukaan air samudera raya, karena ia mengatakan dengan jelas setelah membicarakan tentang persiapan langit [H8064 - shâmayim] ketika chûg H2329 ditetapkan "pada permukaan air samudera raya". Penafsiran lain yang sangat wajar adalah bahwa Salomo, di sini, mengacu pada lingkaran luar es yang dibentuk oleh Yahuwah mengandung lautan, karena ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Dia menentukan batas kepada laut, supaya air jangan melanggar titah-Nya, dan ketika Ia menetapkan dasar-dasar bumi. Amsal 829, KJV Terlepas dari penafsiran mana dari salah satu ini yang dipegang oleh seseorang, satu hal yang pasti tidak ada satupun bagian yang mengisyaratkan bahwa bumi adalah sesuatu yang bulat. Semua referensi Alkitab yang dikaji sejauh ini dengan tidak terbantahkan menggambarkan sebuah bumi datar yang tertutup oleh cakrawala di langit. Mari kita mengkaji penglihatan yang paling luar biasa yang dicatat oleh Nabi Yehezkiel Pada tahun ketiga puluh, dalam bulan yang keempat, pada tanggal lima bulan itu, ketika aku bersama-sama dengan para buangan berada di tepi sungai Kebar, terbukalah langit [H8064 - shâmayim]dan aku melihat penglihatan-penglihatan tentang Elohim . . . . Lalu aku melihat, sungguh, angin badai bertiup dari utara, dan membawa segumpal awan yang besar dengan api yang berkilat-kilat dan awan itu dikelilingi oleh sinar; di dalam, di tengah-tengah api itu kelihatan seperti suasa mengkilat. Dan di tengah-tengah itu juga ada yang menyerupai empat makhluk hidup . . . . Di atas kepala makhluk-makhluk hidup itu ada yang menyerupai cakrawala [H7549 - râqı̂ya‛], yang kelihatan seperti kristal es yang mendahsyatkan, terbentang di atas kepala mereka. Dan di bawah cakrawala [H7549 - râqı̂ya‛] itu sayap mereka dikembangkan lurus, yang satu menyinggung yang lain; dan masing-masing mempunyai sepasang sayap yang menutupi badan mereka. Kalau mereka berjalan, aku mendengar suara sayapnya seperti suara air terjun yang menderu, seperti suara Yang Mahakuasa, seperti keributan laskar yang besar; kalau mereka berhenti, sayapnya dibiarkan terkulai. Maka kedengaranlah suara dari atas cakrawala [H7549 - râqı̂ya‛] yang ada di atas kepala mereka; kalau mereka berhenti, sayapnya dibiarkan terkulai. Di atas cakrawala [H7549 - râqı̂ya‛] yang ada di atas kepala mereka ada menyerupai takhta yang kelihatannya seperti permata lazurit; dan di atas yang menyerupai takhta itu ada yang kelihatan seperti rupa manusia. Dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke atas aku lihat seperti suasa mengkilat dan seperti api yang ditudungi sekelilingnya; dan dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke bawah aku lihat seperti api yang dikelilingi sinar. Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan Yahuwah. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman. Lihat Yehezkiel 11,4,5,22-28. Di sini, Yehezkiel memberitahu kita 1. Langit [H8064 - shâmayim] dibuka. Lihat Yehezkiel 11. 2. Angin badai, awan besar, dengan api yang berkilat-kilat di dalamnya datang dari arah utara. Lihat Yehezkiel 14. Kata "utara", secara konteks di sini, tampaknya untuk menunjuk pada puncak langit, yang dibuka untuk dia. Ayub selaras dengan pemahaman ini "Dia membentangkan utara di atas kekosongan..." Lihat Ayub 267 3. Dari dalam angin badai berapi ini keluar empat makhluk hidup. Lihat Yehezkiel 15. 4. Setelah makhluk-makhluk itu tampil, Yehezkiel melihat cakrawala [H7549 - râqı̂ya‛] "terbentang di atas kepala mereka". Yehezkiel menyamakan cakrawala dengan "kristal es yang mengerikan". Lihat Yehezkiel 122. Kata yang diterjemahkan sebagai "kristal es" di sini adalah H7140 qerach yang berarti "embun beku, es, kristal es". Hal ini menunjukkan bahwa air di atas cakrawala membeku atau setidaknya nampak seperti es. Sepertinya hal ini juga yang dilihat oleh Rasul Yohanes dalam penglihatannya "Di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang". Wahyu 46. Kata Yunani yang diterjemahkan sebagai "kristal es" di sini adalah krustallos G2930, kata yang "digunakan dalam bahasa Yunani kuno untuk es". Vincent’s Word Studies. Banyak lagi yang bisa dikatakan tentang hal ini, tetapi bukan dalam lingkup penelitian ini untuk menggali lebih jauh ke dalam tambang emas khusus ini. 5. Sebuah suara berbicara dari cakrawala [H7549 - râqı̂ya‛] yang ada di atas mereka kepada makhluk-makhluk itu. Lihat Yehezkiel 125. 6. Yehezkiel memandang Yahuwah di atas takhta-Nya di atas cakrawala [H7549 - râqı̂ya‛]. Lihat Yehezkiel 126-28. Yehezkiel, di sini, telah melukiskan gambaran yang sangat jelas tentang Yahuwah yang bertakhta dalam kemuliaan di atas takhta-Nya di atas cakrawala, yang tampak baginya seperti kristal es. Nabi menegaskan gambaran ini lagi dalam penglihatan yang lain Lalu aku melihat, sungguh, di atas cakrawala [H7549 - râqı̂ya‛] yang di atas kepala kerub tampak di atas mereka sesuatu yang menyerupai takhta, yang seperti permata lazurit kelihatannya. Yehezkiel 101 Yesaya, Elifas, Elihu, dan Yehezkiel semua setuju bahwa Yahuwah bertakhta di atas cakrawala yang padat. Tampaknya bahwa Bumi ini dalam arti yang sebenarnya adalah tumpuan kaki Yahuwah Beginilah firman Yahuwah Langit [H8064 - shâmayim] adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku; rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, dan tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku? Lihat Yesaya 661. Bumi itu datar Dalam kitab Ayub, kita menemukan monolog yang sangat menarik dan penuh wawasan. Dalam pasal 38, Yahuwah menampakkan diri kepada Ayub dan mulai bertanya kepadanya. Salah satu dari pertanyaan ini secara khusus berkaitan dengan penelitian ini Apakah engkau mengerti luasnya [H7338 - rachab] bumi? Nyatakanlah, kalau engkau tahu semuanya itu. Ayub 3818, KJV Kata, luasnya, di sini adalah rachab H7338, yang berarti "luas, hamparan luas atau lebar." Kamus BDB. Ini tampaknya seperti sebuah pertanyaan sah yang sempurna pada Bumi yang datar. Namun, tidak masuk akal sama sekali, dalam konteks bumi yang bulat. Dalam Kitab Daniel, rincian dari mimpi nubuatan Nebukadnezar menunjukkan bahwa bumi itu datar Adapun penglihatan yang kudapat di tempat tidurku itu, demikian di tengah-tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi; pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit, dan dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumi. Daniel 410-11, KJV Nebukadnezar mengatakan bahwa ia memimpikan sebuah pohon yang tumbuh begitu tinggi sehingga pohon itu dapat "dilihat sampai ke ujung seluruh bumi". Walaupun ini hanyalah sebuah mimpi, namun masih tetap menjadi indikasi dari bumi yang datar, karena hanya pada bentuk bumi yang datar hal ini akan menjadi mungkin. Konsep ini akan menjadi sebuah ucapan yang mustahil pada model yang bulat. Sekarang, mari kita melihat pada beberapa penjabaran mulia mengenai kembalinya Sang Juruselamat kita yang penuh kasih Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya. Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu "Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu". Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan? Wahyu 612-17, KJV Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin. Wahyu 17, KJV Menurut Yohanes sang Pewahyu 1. Bintang-bintang akan berjatuhan ke Bumi. Lihat Wahyu 613. Yohanes, seperti nabi-nabi lain yang menjelaskan tentang topik ini, jelas tidak percaya bahwa bintang-bintang memiliki ukuran raksasa lebih besar dari bumi yang berada jutaan mil jauhnya. Jika ini terjadi, sebagaimana yang astronomi moderen maksudkan, dampak dari satu bintang akan cukup untuk memusnahkan seluruh bumi. Perhatikan juga bahwa Yohanes mengatakan bintang-bintang "jatuh" ke bumi; dia tidak mengatakan bahwa bintang-bintang meluncur ke arah Bumi. 2. Langit kemudian akan digulung seperti gulungan kitab. Lihat Wahyu 614. Hal ini sesuai dengan penggambaran di semua kitab mengenai langit yang terbentang seperti kain tirai atau tenda. Penjabaran ini akan menjadi sangat tidak masuk akal jika bumi itu bulat. 3. Semua orang di Bumi akan melihat Yahushua datang dalam kemuliaan. Lihat Wahyu 17. Ini masuk akal pada bumi datar, tapi tidak mungkin jika bumi itu bulat. 4. Orang-orang jahat yang tidak bertobat akan berusaha untuk menyembunyikan diri dari "murka Anak Domba" dan "dari hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu". Lihat Wahyu 615-16. Ketika langit digulung kembali "seperti gulungan kitab", orang fasik akan memandang wajah-Nya yang duduk di atas takhta di atas kubah langit, atau "lingkaran [H2329 - chûg] bumi" Yes. 4033, dan akan berusaha untuk menyembunyikan diri. Kitab Suci mengatakan bahwa, pada Kedatangan Kedua Yahushua, langit akan digulung “seperti gulungan kitab yang digulung”, dan bahwa “semua mata akan melihat Dia”. Lihat Wahyu 17; 612-17. Hal itu harus membutuhkan sebuah persetujuan asumsi yang besar dan manipulasi untuk membuat ayat-ayat ini selaras dengan model bumi yang bulat. Ketika langit digulung, orang-orang fasik akan melihat Yahuwah di atas takhta-Nya, dan mereka akan berusaha untuk menyembunyikan diri dari kemuliaan kehadiran-Nya. Benda-benda langitlah yang bergerak, bukan Bumi. Lalu Yosua berbicara kepada Yahuwah pada hari Yahuwah menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel "Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!" Maka berhentilah matahari dan bulanpun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh. Lihat Yosua 1012-13. Ayat ini sudah sangat jelas "matahari tidak bergerak ditengah langit". Yosua memerintahkan matahari dan bulan untuk berhenti di langit. Dia tidak memerintahkan bumi untuk berhenti berputar. Sebagai para pelajar Alkitab yang jujur, kita harus mengakui kejelasan ayat ini. Yahuwah mengharamkan kita memutarbalik Kitab Suci dengan menyetujui teori pseudo-ilmiah manusia milik Copernicus berpusat di matahari, yang bertentangan dengan Kitab Suci mulai dari kitab Kejadian. Ilmu Pasti yang dapat diuji dan diamati membenarkan fakta dari Bumi yang statis Percobaan-percobaan, dan Dugaan Efek Koriolis. Dalam kitab Yesaya, kita memiliki catatan terilhami mengenai bagaimana Yahuwah menyebabkan matahari mundur di langit, menyebabkan bayangan matahari bergerak mundur Sesungguhnya, bayang-bayang pada penunjuk matahari buatan Ahas akan Kubuat mundur ke belakang sepuluh derajat yang telah dijalaninya. Maka pada penunjuk matahari itu mataharipun mundurlah ke belakang sepuluh derajat dari jarak yang telah dijalaninya. Yesaya 388, KJV Yesaya mengatakan dalam bahasa yang jelas bahwa "matahari mundur sepuluh derajat". Tidak ada pertanyaan tentang hal itu; Yesaya percaya bahwa mataharilah yang bergerak, bukan Bumi. Yahuwah mengharamkan kita untuk membuat kesaksian para nabi tunduk kepada teori manusia penipu yang sesat. Raja Daud juga percaya bahwa mataharilah yang bergerak Yahuwah mengharamkan kita untuk membuat kesaksian para nabi tunduk kepada teori manusia penipu yang sesat. Langit menceritakan kemuliaan Elohim, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya; hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam. Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar; tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari, yang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya, girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya. Dari ujung langit ia terbit, dan ia beredar sampai ke ujung yang lain; tidak ada yang terlindung dari panas sinarnya. Lihat Mazmur 191-6. Yahuwah mengharamkan kita untuk membuat kesaksian para nabi tunduk kepada teori manusia penipu yang sesat. Bukti Empiris mendukung Bumi datar Di bawah ini, kita secara singkat akan bersentuhan dengan beberapa bukti empiris yang mendukung Bumi Datar. Bukti-bukti ini tidak dimaksudkan untuk menjadi sebuah daftar yang lengkap. Adalah bukan tujuan kami di sini untuk menghadirkan rincian besar mengenai perihal ini, karena sudah ada sejumlah besar informasi yang tersedia secara online bagi mereka yang jujur mencari kebenaran. Jelas tidak ada kelengkungan Jika Bumi adalah sebuah bola yang memiliki lingkaran mil seperti yang diklaim oleh NASA, maka permukaan air seharusnya melengkung ke bawah 8 inci per mil dikalikan dengan kuadrat jaraknya. Ini berbanding lurus dengan penurunan jarak pandang pada tingkat ketinggian obyek yang jauh. Eksperimen yang tak terhitung jumlahnya telah dilakukan untuk menguji hal ini, tapi semua telah gagal untuk menunjukkan adanya kelengkungan. Air selalu selevel dengan sempurna. Tidak melengkung. Beberapa contoh Fakta bahwa para surveyor, teknisi, arsitek, perwira angkatan laut, dll. tidak mempertimbangkan kelengkungan bumi ketika merancang/merencanakan proyek-proyek mereka Walaupun beberapa orang mengklaim bahwa jembatan tertentu dibangun dengan kelengkungan dalam pikiran, kesalahan dari pendapat ini menjadi jelas ketika seseorang menyadari bahwa air yang ada di bawah jembatan tidak mengikuti kelengkungan jembatan itu. Air selalu menemukan levelnya sendiri; dan itu tidak pernah melengkung. Fakta bahwa pilot pesawat tidak perlu terus-menerus mencondongkan hidung pesawat mereka ke bawah untuk menjaga mereka tetap berada di ketinggian yang sama dan mencegah mereka terbang ke luar angkasa yang akan benar-benar diperlukan jika mereka terbang ratusan mil per jam pada sebuah benda bulat. Fakta bahwa sungai-sungai mengalir melalui jalur yang memiliki rintangan paling kecil, tetapi ditemukan di banyak tempat di dunia sungai mengalir ke atas dan naik melewati bermil-mil ketinggian Contoh Sungai Mississippi harus naik 11 mil sebelum mencapai Teluk Meksiko. Walaupun pernah ada pikiran bahwa kelengkungan Bumi atau air yang menyebabkan lambung kapal menghilang saat mereka melakukan perjalanan menjauh dari yang melihatnya, kita sekarang tahu bahwa ini hanya karena "hukum cara pandang". Seluruh kapal yang telah lama menghilang dari pandangan mata telanjang dapat dengan mudah didekatkan kembali dalam pandangan dengan bantuan teleskop atau alat pembesar yang serupa. Gravitasi belum pernah dibuktikan; gravitasi harus diterima dengan iman demi mendukung model bumi bulat. Gravitasi adalah sesuatu yang telah kita terima begitu saja sebagai kebenaran ketika kita masih anak-anak karena kita telah didoktrin/dicuci otaknya oleh sistem "pendidikan", namun pada kenyataannya, teori ini sangat tidak masuk akal. Apakah kita benar-benar percaya bahwa ada kekuatan magis yang disebut "gravitasi" yang begitu kuat melampaui fikiran sehingga dapat memaku seluruh lautan ke Bumi, namun tidak dapat mengatasi awan asap yang paling kecil atau bahkan serangga bersayap terkecil? Apakah kita benar-benar percaya bahwa kekuatan khayalan yang disebut "gravitasi" ini bisa membuat hujan terbalik atau menyebabkan tanaman tumbuh menyamping? ...semuanya tanpa kita menyadarinya? Kebetulan, mereka yang mempromosikan teori gravitasi juga mengatakan bahwa bumi menggelinding mil per jam, saat mengitari matahari dengan kecepatan mil per jam, dan melaju melalui alam semesta pada kecepatan mil per jam. Namun, anda tidak merasakan bahkan sedikit pun gerakan saat anda duduk di depan komputer anda membaca artikel ini. Ini tidak masuk akal. Pseudo-ilmiah moderen pada dasarnya mengatakan "Abaikan Alkitab anda, indra anda, pemikiran anda, dan semua data yang teruji, teramati dan telah berulang kali diambil... dan percayalah dengan membabi buta pada apa yang diberitahukan oleh buku cetak anda". Mereka yang memiliki kewenangan duniawi mengetahui dengan baik bahwa, "Jika anda mengatakan kebohongan yang cukup besar dan menceritakannya cukup sering, maka itu akan dipercaya". Adolf Hitler Jangan salah; Musuh memiliki sebuah agenda. Sebuah video singkat Gravitasi atau Berat Jenis? Ufuk atau kaki langit selalu muncul di depan mata pengamat bahkan ketika naik terbang dengan menggunakan pesawat pada ketinggian kaki di atas bumi. Tidak pernah ada titik di mana pengamat harus melihat ke bawah untuk menemukan ufuk dari lengkungan bulatan. Perhatikan lidah ular yang bercabang dua yang ada pada logo NASA. Ufuk atau kaki langit akan selalu terlihat datar secara sempurna. Kesulitan yang dituliskan oleh para kapten kapal yang mencoba untuk melayari “belahan bumi selatan” ketika berasumsi bahwa Bumi adalah sebuah bola bulat Jika Bumi ini bulat, garis bujur akan semakin menyempit karena anda pindah dari khatulistiwa menuju tempat yang diduga "kutub selatan". Namun, pada Bumi datar, garis bujur akan terus melebar mulai dari bagian luar Kutub Utara, yang berarti bahwa garis ini semakin melebar saat anda bergerak ke selatan. Laporan oleh para penjelajah pada tahun 1700-an dan 1800-an memperkirakan bahwa mereka telah melintasi lebih dari mil ketika mencoba untuk mengelilingi Antartika, yang sebenarnya adalah merupakan cincin es terluar di Bumi yang Datar misalnya James Cook, James Clark Ross, ekspedisi "Penantang" Inggris. Ingatlah bahwa, menurut NASA, bola dunia ini hanya memiliki lingkaran sejauh mil. Pola penerbangan yang tidak masuk akal dari pesawat komersial Sebuah video singkat Down South Fakta bahwa benda-benda yang jauh, bahkan ketika pandangan dengan mata telanjang membuat benda itu nampak berada di atas ufuk, tidak tampak menjauh dengan condong di mata para pengamat yang harus terjadi jika benda itu melewati dugaan titik kelengkungan pada Bumi bulat. Pada sebuah bola Bumi di bawah kekuatan "gravitasi", balon udara panas akan nampak condong ke belakang karena balon itu terbang ke atas langit menjauh dari pengamat, membuat bagian bawah dari keranjangnya semakin terlihat. Laporan bahwa Polaris Bintang Utara telah terlihat di arah selatan sejauh 20 derajat Lintang Selatan, namun yang diduga bintang Kutub Selatan Sigma Octantis tidak konsisten terlihat dari setiap garis bujur bahkan di khatulistiwa dan anomali-anomali rasi bintang lainnya yang dapat dilihat Pola cuaca dan arus laut lebih masuk akal di Bumi datar Peta Kesamaan Jarak Azimut Klik pada "bumi" di pojok kiri bawah dari peta yang ditampilkan di link ini untuk mendapatkan lebih banyak pilihan pandangan. Kebetulan, ini adalah peta yang sama yang digunakan oleh PBB dalam logo mereka. Fakta bahwa NASA sebuah serikat militer rahasia tidak pernah menghasilkan sebuah foto Bumi yang sebenarnya, dan terus-menerus bekerja untuk menipu... Foto dari Robert Simmon di depan “Pualam Biru”. Kredit NASA/W. Hrybyk NASA secara terbuka mengakui bahwa gambar-gambar mereka diciptakan dengan data komputer; gambar-gambar itu bukan foto. Ketika Robert Simmon, sang visualisi dan perancang dari NASA ditanya, "Apa hal paling keren yang pernah anda lakukan sebagai bagian dari pekerjaan anda di Goddard?" dia menjawab "Terakhir kali ada orang yang mengambil foto dari atas orbit Bumi rendah yang menunjukkan seluruh belahan satu sisi dari sebuah bola adalah pada tahun 1972 selama Apollo 17. Satelit-satelit pada Sistem Observasi Bumi milik NASA EOS telah dirancang untuk memberikan laporan kondisi kesehatan Bumi. Pada tahun 2002, kami akhirnya memiliki data yang cukup untuk membuat sebuah foto dari keseluruhan bumi. Jadi kami yang membuatnya. Bagian yang sulit adalah menciptakan sebuah peta datar dari permukaan bumi dengan menggunakan data satelit dalam kurun waktu empat bulan. Reto Stockli, sekarang bertugas di Kantor Meteorologi dan Klimatologi Swiss, melakukan banyak pekerjaan ini. Kemudian kami membungkuskan peta datar itu di sekeliling sebuah bola. Bagian saya adalah membentuk permukaan, awan, dan lautan untuk memenuhi harapan orang banyak tentang bagaimana Bumi terlihat dari luar angkasa. Bola itu menjadi Bola Pualam Biru yang terkenal. Saya sangat senang dengan itu tetapi tidak tahu seberapa luas itu akan tersebar. Kami tidak pernah berpikir itu akan menjadi sebuah model. Saya pasti tidak pernah berpikir bahwa saya akan menjadi "Tn. Pualam Biru". Dari saat itu kami memperbarui peta dasar dengan meningkatkan resolusi dan, pada tahun 2004, kami membuat serangkaian peta bulanan". Bagaimana gambar "pualam biru" dari Bumi diciptakan? Menurut NASA, sebuah "peta datar" diciptakan dari data yang dianggap data satelit dan kemudian dibungkuskan "di sekeliling sebuah bola". Gambar itu kemudian dipoles hingga "sesuai dengan harapan masyarakat tentang bagaimana bumi terlihat dari ruang angkasa". Celakalah orang yang menyembunyikan dalam-dalam rancangannya terhadap Yahuwah, yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata "Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?" Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu! Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk, sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya "Bukan dia yang membuat aku"; dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya "Ia tidak tahu apa-apa"? Lihat Yesaya 2915-16. Siapa yang anda percaya? Nabi-nabi Yahuwah atau serikat militer rahasia di NASA? Beginilah firman Yahuwah "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Yahuwah! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Diberkatilah orang yang mengandalkan Yahuwah, yang menaruh harapannya pada Yahuwah! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. Lihat Yeremia 175-8. Konten Terkait Yesuit & Bumi yang Bulat Induk dari Segala Konspirasi Bumi Datar Singkirkan yang Bulat! 1 Walaupun ini adalah sebuah penafsiran yang dipegang oleh banyak penafsir Alkitab, adalah mungkin pendapat yang wajar bahwa “lingkaran bumi” yang disebutkan oleh Yesaya Yes. 4022 adalah sebenarnya sebuah rujukan pada bentuk lingkaran Bumi. Hal ini sangat masuk akal. Namun nabi dengan jelas tidak mengatakan bahwa Bumi adalah bulat.
Sebagianbesar literatur organisasi pada masa-masa awalnya lebih berfokus dalam penafsiran Alkitab secara harfiah, meskipun mereka juga berupaya memberikan bukti dan penjelasan ilmiah. (FLAT EARTH). Jika anda menganggap pengusung Teori Bumi Datar itu hanya bermodalkan DALIL KITAB SUCI saja dan tanpa Logika, alias gak pake otak, mungkin anda
Jawaban Alkitab Apa artinya ”keempat ujung bumi” dalam Alkitab? Ungkapan ”keempat ujung bumi” dan ”ujung-ujung bumi” dalam Alkitab tidak bisa diartikan apa adanya, seolah-olah bumi itu berbentuk persegi atau ada ujungnya. Yesaya 1112; Ayub 373 Sebaliknya, ungkapan itu sebenarnya memaksudkan seluruh permukaan bumi. Alkitab juga menggunakan istilah empat arah mata angin untuk memaksudkan hal yang serupa.—Lukas 1329. Istilah Ibrani yang diterjemahkan menjadi ”ujung” kelihatannya adalah ungkapan yang berasal dari kata ”sayap”. ”Karena sayap burung dibentangkan untuk memayungi anak-anaknya,” menurut The International Standard Bible Encyclopedia, ”[istilah Ibrani ini] mengandung gagasan tentang bagian tepi dari sesuatu yang direntangkan.” Karya referensi itu juga menjelaskan bahwa dalam Ayub 373 dan Yesaya 1112, ”istilah itu berarti pesisir, batas, atau tepi permukaan daratan di bumi”.b Bagaimana dengan peristiwa saat Yesus digoda Iblis? Sewaktu menggoda Yesus, Iblis membawa dia ”ke sebuah gunung yang luar biasa tinggi dan memperlihatkan semua kerajaan di dunia dan kemuliaannya”. Matius 48 Karena kisah itu mengatakan bahwa hal-hal itu bisa dilihat dari suatu lokasi tertentu, ada yang beranggapan bahwa seluruh bumi itu datar. Tapi, ”gunung yang luar biasa tinggi” kelihatannya hanyalah suatu ungkapan, tidak memaksudkan gunung sungguhan. Perhatikan kenapa kesimpulan itu masuk akal. Kita tidak bisa melihat semua kerajaan di dunia ini dari puncak gunung mana pun di bumi. Iblis tidak hanya memperlihatkan kepada Yesus semua kerajaan tapi juga ”kemuliaannya”. Perincian seperti itu tidak mungkin bisa dilihat dari jauh. Jadi, Iblis sepertinya membuat Yesus melihat hal-hal itu melalui semacam ilusi atau penglihatan. Ini mungkin mirip dengan seseorang yang memakai layar bioskop untuk menunjukkan gambar-gambar dari berbagai tempat di bumi. Catatan lain tentang kisah ini menunjukkan bahwa Iblis ”dalam sekejap memperlihatkan kepada [Yesus] semua kerajaan dunia”. Lukas 45 Secara alami, mata manusia tidak bisa melihat hal-hal itu dalam sekejap. Ini menunjukkan bahwa semua hal itu tidak benar-benar ada di depan Yesus, tapi Iblis menampilkannya dengan cara lain.
Komunitasbumi datar atau flat earth menyatakan bahwa bumi ini berbentuk tidak bulat atau datar, Selain itu mereka meyakini juga bahwa bumi ini adalah merupakan pusat dari seluruh benda-benda yang ada di tata surya dan di luar angkasa sehingga pandangan yang selama ini ada di masyarakat umum yang menyatakan bahwa bumi ini mengelilingi matahari
Apa kehendak Allah bagi bumi? ”Inilah firman Yehuwa, . . . Pembentuk bumi . . . , yang tidak menciptakannya dengan percuma, yang membentuknya untuk didiami.”—Yesaya 4518. APA KATA ORANG Banyak orang yakin bahwa bumi muncul begitu saja. Menurut ajaran beberapa agama, bumi adalah tempat sementara yang Allah gunakan untuk menguji manusia, apakah layak diupahi dengan kehidupan surgawi atau pantas dihukum dengan api neraka. APA KATA ALKITAB Alkitab mengatakan bahwa ”Allah menciptakan langit dan bumi”. Kejadian 11 Ia memberi tahu pasangan manusia pertama, ”Beranakcuculah dan bertambah banyak dan penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, tundukkanlah . . . segala makhluk hidup yang merayap di bumi.” Kejadian 128 Allah menyebut-nyebut soal kematian hanya dalam hal yang berkaitan dengan ketidaktaatan. Kejadian 217 Itu berarti bahwa Allah bermaksud menjadikan bumi sebagai tempat tinggal abadi bagi manusia. Allah ingin agar bumi dipenuhi dengan orang-orang taat yang memeliharanya dan menghuninya untuk selamanya. Akankah bumi hancur? ”Ia telah menjadikan bumi di tempatnya yang tetap; yang tidak akan digoyahkan sampai waktu yang tidak tertentu, atau selama-lamanya.”—Mazmur 1045. APA KATA ORANG Para ilmuwan telah memperkirakan berbagai keadaan yang bisa membuat bumi hancur atau tak bisa dihuni. Menurut mereka, ada hal-hal yang bisa mengancam keberadaan manusia. Misalnya bencana alam, seperti tabrakan benda langit dengan bumi, letusan gunung berapi yang superdahsyat, kematian matahari, atau pemanasan global. Ada juga bencana akibat ulah manusia, seperti perang nuklir atau serangan senjata biologis. APA KATA ALKITAB Kehendak Allah bagi bumi belum berubah. Firman Allah jelas berkata, ”Bumi tetap berdiri bahkan sampai waktu yang tidak tertentu.” Pengkhotbah 14 Selain itu, bumi akan terus dihuni. Alkitab berkata, ”Orang-orang adil-benar akan memiliki bumi, dan mereka akan mendiaminya selama-lamanya.”—Mazmur 3729. MENGAPA PENTING UNTUK TAHU? Karena percaya bahwa bumi akhirnya akan hancur, ada yang menjarah sumber daya bumi yang berharga. Ada juga yang hidup hanya untuk hari ini dan kehilangan harapan akan masa depan. Ini bisa membuat hidup mereka kurang bermakna atau tanpa tujuan. Sebaliknya, jika percaya bahwa kita bisa hidup selamanya di bumi, kita kemungkinan akan membuat keputusan yang bermanfaat bagi kita dan keluarga kita, bahkan sampai di masa depan. Apakah tujuan akhir manusia adalah surga? ”Mengenai langit, langit adalah milik Yehuwa, tetapi bumi telah diberikannya kepada putra-putra manusia.”—Mazmur 11516. APA KATA ORANG Banyak orang percaya bahwa semua orang baik akan pergi ke surga. APA KATA ALKITAB Surga adalah milik Allah, tapi bumi adalah untuk manusia. Alkitab berbicara tentang ”bumi yang berpenduduk yang akan datang”. Ibrani 25 Yesus adalah manusia pertama yang naik ke surga, dan Alkitab menunjukkan bahwa ada orang-orang pilihan lain yang akan pergi ke surga untuk suatu tujuan khusus. Bersama Yesus, mereka akan ”memerintah sebagai raja-raja atas bumi”.—Penyingkapan Wahyu 59, 10; Lukas 1232; Yohanes 313. MENGAPA PENTING UNTUK TAHU? Alkitab sebenarnya tidak mengajarkan bahwa semua orang baik akan pergi ke surga. Kalau Allah membawa semua orang baik ke surga, itu berarti Ia gagal melaksanakan kehendak-Nya yang mula-mula bagi bumi. Itu juga berarti bahwa janji-Nya tentang kehidupan abadi di bumi tidak benar. Sebaliknya, Firman Allah berjanji, ”Berharaplah kepada Yehuwa dan ikutilah jalannya, dan ia akan meninggikan engkau untuk memiliki bumi.”—Mazmur 3734.
Banyakkaum Bumi datar melakukan berbagai upaya dalam meramu penjelasan alternatif mengapa Bumi seolah-olah bulat padahal itu benar-benar datar. Padahal, bentuk Bumi yang bulat sangat cocok dengan pengamatan yang dilakukan manusia tentang planet ini selama beberapa milenium terakhir. Karena jika Bumi itu memang datar, ia tidak akan berfungsi
Nama Lakotani, Billy Aaron Seminar Science and Religion Apakah teori 'bumi datar' flat earth itu Alkitabiah? Pengertian bumi datar Kita akan membahas beberapa ayat yang digunakan didalam video "ternyata bumi DATAR" Ayat pertama didalam video "Ternyata Bumi DATAR 6 Kenapa Berbohong tentang Space Program NASA Hollywood " didalam video dengan durasi waktu 1130 mengutip ayat alkitab didalam Kejadian 17 Maka Allah menjadikan cakrawala KJV Firmament dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Didalam Video itu dikatakan bahwa "Prof. Auguste Piccard mencapai kubah bumi, the firmament, bahasa Alkitab taurat terjemahan King James". Maka Allah menjadikan cakrawala KJV Firmament dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Mari kita melihat apa komentar para ahli mengenai kata Firmament didalam Kejadian 16-8 Pada hari kedua, Allah membuat cakrawala...
hDNTFp. 3fkm20e61a.pages.dev/4503fkm20e61a.pages.dev/1113fkm20e61a.pages.dev/203fkm20e61a.pages.dev/1533fkm20e61a.pages.dev/4083fkm20e61a.pages.dev/1233fkm20e61a.pages.dev/2263fkm20e61a.pages.dev/30
bumi itu datar menurut alkitab