Dikenaldengan nama : Pintu Air Sepuluh Bendungan yang dibangun pada tahun 1927 dan mulai berfungsi pada tahun 1932 di masa penjajahan Belanda. (Saat ini,diPelihara oleh UPTD Cidurian-Cisadane) Galeri Hubungi Kami Alamat Lihat rute Jalan Kompleks Pu Prosida No.1 RT.001/RW.002 Mekarsari Kecamatan Neglasari Kota Tangerang Banten 15129 Indonesia
Buat kamu yang tinggal ataupun sedang berkunjung daerah Tangerang, ada salah satu spot menarik untuk dijelajahi yaitu Bendungan Pintu Air 10. Bendungan yang terletak Kecamatan Karawaci ini menawarkan keindahan yang cukup unik dari tempat wisata lain yang ada di perkotaan khususnya di Tangerang. Apa sajakah keunikan yang ada di Bendungan Air Pintu 10 ini? Simak ulasan berikut ini. 1. Menilik sejarah berdirinya Bendungan Air Pintu 10 Bendungan Pintu Air 10, memiliki nama populer lain Bendungan Pasar Baru Irigasi Cisadane Foto Panduan Wisata jakarta Bendungan ini dibangun pada 1927 dan mulai digunakan di tahun 1932 pada masa penjajahan Belanda. Bendungan itu dapat mengairi kurang lebih Ha sawah yang ada daerah Kota serta Kabupaten Tangerang. Bendungan ini oleh penduduk di sekitar bendungan biasa disebut dengan āBendungan Pasar Baru Irigasi Cisadaneā atau āBendungan Sangegoā. Kenapa oleh penduduk sekitar dinamakan juga dengan Bendungan Cisadane? Karena bendungan ini terletak di aliran sungai Cisadane. Sungai Cisadane adalah salah satu sungai utama yang mengalir melalui Provinsi Banten serta Provinsi Jawa Barat. Sungai Cisadane ini memiliki panjang aliran sekitar 80 Km. Sumber air Sungai Cisadane bermula dari Gunung Salak ā Pangrango di Kabupaten Bogor yang mengalir hingga ke muaranya yang ada di Laut Jawa. Baca Juga Yuk Intip 5 Sajian Menarik di Telaga Biru Cisoka 2. Bentuk dan proses pembangunan bendungan yang memiliki cerita menarik Ilustrasi Bendungan Pintu Air 10 pada zaman dulu Foto Wikipedia Sesuai dengan namanya, Bendungan Pintu Air Sepuluh ini mempunyai sepuluh buah pintu air yang lebarnya masing-masing sepuluh meter. Konon pemerintah Belanda mendatangkan pekerja dari kota Cirebon untuk membangun bendungan ini. Ini mungkin dilakukan karena pada saat itu banyak pembangunan yang dilakukan oleh Belanda dan membutuhkan banyak sekali pekerja. Oleh karena itu pembangunan bendungan ini bisa lebih cepat selesai. 3. Fungsi utama bendungan dari masa ke masa Bendungan Pintu Air 10, digunakan untuk irigasi penduduk sekitar Sungai Cisadane Foto Flickr Sesuai dengan fungsi Sungai Cisadane, bendungan ini berperan penting dalam kehidupan masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai DAS hingga sekarang. Yang berubah hanyalah jenis peranannya. Pada zaman Kerajaan Tarumanegara hingga awal zaman Hindia Belanda, sungai ini berperan sebagai sarana lalu lintas air yang menghubungkan daerah pedalaman dengan daerah pesisir. Sedangkan saat ini bendungan ini berfungsi untuk sumber penghidupan masyarakat yang tinggal di sepanjang DAS, untuk irigasi persawahan dan perikanan di daerah dataran rendah bagian utara Tangerang. Baca Juga 5 Alasan Utama Berkunjung ke Taman Cikokol Tangerang 4. Menawarkan suasana yang berbeda di perkotaan Bendungan Pintu Air 10, memiliki suasana yang mempesona pada sore hari Foto Deskgram Bendungan ini memang bukan dibangun sebagai tempat wisata, tetapi bagi warga sekitar maupun masyarakat di sekitar kota Tangerang, bendungan ini menjadi salah satu tempat menarik untuk dikunjungi. Karena tempat ini memiliki suasana yang tenang dan sepi jauh berbeda dengan suasana di perkotaan. Waktu yang paling ramai adalah pada sore hari, di mana orang-orang menikmati suasana yang menakjubkan sebelum matahari terbenam. Banyak spot-spot tertentu yang cocok untuk menyalurkan hobi fotografi kamu dengan suasana yang berbeda. Baca Juga Yuk Uji Adrenalin di Kandang Godzilla, Tebing Goja 5. Lokasi menuju bendungan Ilustrasi peta lokasi menuju Bendungan Pintu Air 10 di daerah Karawaci Foto Google Maps Untuk lokasi, Bendungan ini terletak di Kota Tangerang. Jika kamu ingin mengunjunginya, disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi agar lebih mudah. Dibutuhkan sekitar 2 jam perjalanan dari Jakarta menuju dengan jarak tempuh sekitar 39 km. Rute tercepat adalah melalui Pantura. Setelah tiba di Tangerang, kamu menuju ke daerah Karawaci. Bendungan ini terletak di Jalan Raya Sangego, Jaya, Kota Tangerang. Nah, untuk kamu yang bosan dengan hingar bingar suasana kota, tempat ini cocok untuk menyegarkan pikiran dan menenangkan diri sambil melihat aliran sungai Cisadane serta panorama yang khas. Tertarik menghabiskan waktu sore di Pintu Air 10?YGU
UsaiHujan, Jembatan & Pintu Bendungan Sragen Tersumbat 10 Ton Sampah. Hujan yang terus mengguyur wilayah Sragen mengakibatkan sejumlah jembatan dan pintu bendungan tersumbat sampah dan rumpun bambu yang hanyut terbawa arus air. Soloraya; 17 March 2022 09:43:56 WIB; Penulis: Tri Rahayu | Editor: Sri Sumi Handayani
Salahsatu peninggalan sejarah di Kota Tangerang yang masih megah terpelihara sampai sekarang adalah Bendungan Pintu Air Sepuluh atau yang juga dikenal dengan sebutan SANGEGO. Bendungan yang dibuat era tahun 1920an oleh Pemerintah Kolonial Belanda ini sampai sekarang masih berfungsi dengan baik membendung Sungai Cisadane yang membelah Kota Tangerang.JurnalKonstruksi memberikan informasi yang diperoleh dari laboratorium dan workshop penelitian maupun dari lapangan/ studi kasus di dunia nyata dengan cakupan (Scope of Journals) bidang meliputi struktur transportasi/ infrastruktur, air, geoteknik, manajemen konstruksi, dan lingkungan. eeaD.