Prosespacket switching merupakan metode pengiriman data dengan memecah data menjadi beberapa paket sebelum dikirimkan. Tujuannya agar terdapat fleksibilitas dalam proses pengiriman data, yaitu data tidak dikirim melalui satu jalur khusus, tetapi dikirim secara paralel dengan memanfaatkan jalur koneksi lain yang tidak terlalu padat.
Mengatur paket data adalah proses? MAN Routing Konfigurasi Switching Kunci jawabannya adalah D. Switching. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, mengatur paket data adalah proses switching.
Mengaturpaket data adalah proses? MAN; Routing; Konfigurasi; Switching; Kunci jawabannya adalah: D. Switching. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, mengatur paket data adalah proses switching.
Pengiriman dan Penerimaan Paket Data Dalam Jaringan Komputer Layer-layer dan protokol-protokol yang ada dalam arsitektur jaringan TCP/IP akan menggambarkan fungsi-fungsi dalam komunikasi antara dua buah komputer yang saling berhubungan. Setiap lapisan dapat menerima data dari lapisan yang berada di atasnya ataupu menerima data dari lapisan yang ada dibawahnya, kemudianprotokol-protokol tersebut akan memproses data sesuai fungsi protokol yang dimilikinya dan meneruskannya ke lapisan berikutnya. Ketika dua komputer berkomunikasi, terjadi aliran data antara pengirim dan penerima melalui lapisan-lapisan di atas. Pada pengirim, aliran data adalah dari atas ke bawah. Data dari user maupun suatu aplikasi dikirimkan ke Lapisan Transport dalam bentuk paket-paket dengan panjang tertentu. Protokol menambahkan sejumlah bit pada setiap paket sebagai header yang berisi informasi mengenai urutan segmentasi untuk menjaga integritas data dan bit-bit pariti untuk deteksi dan koreksi kesalahan. Dari Lapisan Transport, data yang telah diberi header tersebut diteruskan ke Lapisan Network / Internet. Pada lapisan ini terjadi penambahan header oleh protokol yang berisi informasi alamat tujuan, alamat pengirim dan informasi lain yang dibutuhkan untuk melakukan routing. Kemudian terjadi pengarahan routing data, yakni ke network dan interface yang mana data akan dikirimkan, jika terdapat lebih dari satu interface pada host. Pada lapisan ini juga dapat terjadi segmentasi data, karena panjang paket yang akan dikirimkan harus disesuaikan dengan kondisi media komunikasi pada network yang akan dilalui. Proses komunikasi data di atas dapat dijelaskan seperti pada gambar berikut ini Selanjutnya data menuju Network Access Layer Data Link dimana data akan diolah menjadi frame-frame, menambahkan informasi keandalan dan address pada level link. Protokol pada lapisan ini menyiapkan data dalam bentuk yang paling sesuai untuk dikirimkan melalui media komunikasi tertentu. Terakhir data akan sampai pada Physical Layer yang akan mengirimkan data dalam bentuk besaran-besaran listrik/fisik seperti tegangan, arus, gelombang radio maupun cahaya, sesuai media yang digunakan. Baca Juga" Pengertian Proses Encapsulation Data Dalam Jaringan Komputer Di bagian penerima, proses pengolahan data mirip seperti di atas hanya dalam urutan yang berlawanan dari bawqah ke atas. Sinyal yang diterima pada physical layer akan diubah dalam ke dalam data. Protokol akan memeriksa integritasnya dan jika tidak ditemukan error t header yang ditambahkan akan dilepas. Selanjutnya data diteruskan ke lapisan network. Pada lapisan ini, address tujuan dari paket data yang diterima akan diperiksa. Jika address tujuan merupakan address host yang bersangkutan, maka header lapisan network akan dicopot dan data akan diteruskan ke lapisan yang diatasnya. Namun jika tidak, data akan di forward ke network tujuannya, sesuai dengan informasi routing yang dimiliki. Pada lapisan Transport, kebenaran data akan diperiksa kembali, menggunakan informasi header yang dikirimkan oleh pengirim. Jika tidak ada kesalahan, paket-paket data yang diterima akan disusun kembali sesuai urutannya pada saat akan dikirim dan diteruskan ke lapisan aplikasi pada penerima. Proses yang dilakukan tiap lapisan tersebut dikenal dengan istilah enkapsulasi data. Enkapsulasi ini sifatnya suatu lapisan tidak perlu mengetahui ada berapa lapisan yang ada di atasnya maupun di hanya mengerjakan tugasnya. Pada pengirim, tugas ini adalah menerima data dari lapisan diatasnya, mengolah data tersebut sesuai dengan fungsi protokol, menambahkan header protokol dan meneruskan ke lapisan di bawahnya. Pada penerima, tugas ini adalah menerima data dari lapisan di bawahnya, mengolah data sesuai fungsi protokol, mencopot header protokol tersebut dan meneruskan ke lapisan di atasnya. Sumber "Ebook jaringan Komputer
19 Aditif adalah bahan tambahan untuk mengubah sifat dari polimer. 20. Filler adalah bahan tambahan ke dalam polimer dengan tujuan untuk mengisi agar harga lebih murah. 21. Reinforcement adalah bahan tambahan ke dalam polimer dengan tujuan untuk memperkuat polimer. 22. Hand lay-up adalah pembentukan komposit polimer secara konvensional/manual.
0% found this document useful 0 votes2K views10 pagesCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2K views10 pagesRouting Adalah Proses Pengiriman Data Maupun Informasi Dengan Meneruskan Paket Data Yang Dikirim Dari Jaringan Satu Ke Jaringan LainnyaJump to Page You are on page 1of 10 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 9 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Padajaringan komputer, khususnya dua buah komputer atau lebih yang saling terkoneksi dan berkomunikasi, terjadi pertukaran paket data di dalamny.Untuk setiap layer pada setiap komputer tersebut, terjadi proses Encapsulation dan Decapsulation untuk paket-paket data tersebut. Encapsulation dapat diartikan sebagai proses pembungkusan paket data
Berkomunikasi di era ini semakin mudah dilakukan dan tidak sesulit zaman dulu. Dulu, untuk melakukan sebuah pertukaran data untuk komunikasi dari satu komputer ke komputer lainnya sangat sulit. Semua masih menggunakan surat, berkembangnya zaman komunikasi sudah ada kemajuan dengan layanan telepon. Setelah beberapa tahun kemudian baru ditemukan internet. Sejarah OSI Layer Sebelum OSI layer ditemukan masing-masing vendor atau developer memiliki protokol jaringan masing-masing yang berbeda satu sama lain. Jadi untuk bisa berkomunikasi satu dengan lainnya sangat sulit, walaupun keduanya berada pada jaringan yang sama. Di sekitar tahun 1980-an, sebuah badan bernama International Organization for Standardization kemudian membuat model referensi dan diberi nama OSI. OSI mempunyai 7 layer yang tentunya semua memiliki aneka fungsi masing-masing. Namun, untuk lebih jelas lagi mengenai pengertian, 7 OSI layer dan sebagainya, lebih baik Anda simak pembahasannya di bawah ini! Apa Itu OSI Layer? Open System Interconnection atau OSI adalah model referensi yang mana tercipta dalam bentuk kerangka konseptual. Bahkan sekarang ini ia telah menjadi suatu standar koneksi untuk sebuah komputer. Selain itu, ia diciptakan juga untuk memenuhi tujuan tertentu. Tujuan tersebut adalah supaya model OSI menjadi rujukan bagi setiap vendor ataupun developer sehingga software dan produk yang mereka buat mempunyai sifat interpolate. Hal itu berarti pengguna tak harus melakukan upaya khusus dan mereka bisa melakukan kerja sama dengan sistem ataupun produk. 7 Lapisan OSI Layer dan Penjelasannya Jika ada pertanyaan ada berapa lapisan yang terdapat pada OSI Layers? jawabnya ada 7 lapisan. Di dalam OSI sendiri terdapat 7 lapisan OSI layer dan fungsinya yang memiliki perannya masing-masing. Apa saja ketujuh urutan layer OSI yang dimaksud? Berikut ini penjelasannya untuk Anda! 1. Physical Layer Bisa dibilang bahwa physical layer ini adalah yang paling utama. Tanggung jawabnya OSI layer ini adalah dalam hal melakukan transmisi terhadap bit data. Tentu saja hal itu dilakukan dari physical layer pengirim dan ditujukan kepada physical layer penerima. Nantinya di sini data juga akan ditransmisikan dengan memakai jenis sinyal yang telah didukung media fisik. Katakanlah seperti kabel, tegangan listrik, frekuensi radio atau bisa juga infrared dan cahaya biasa. 2. Data Link Layer Ketika proses transmisi data sedang berlangsung, maka akan ada potensi terjadinya kesalahan. Maka inilah yang menjadi tanggung jawab dari OSI layer layanan data link layer ini dimana tugasnya memang melakukan pemeriksaan kesalahan. Data link layers dalam urutan OSI juga memiliki tanggung jawab dalam hal membungkus bit hingga berbentuk data frame. Selain itu, data link layer pun juga dapat mengelola skema pengamatan fisik misalnya saja seperti alamat MAC yang ada pada suatu jaringan. Bahkan bisa dibilang data link layer ini merupakan salah satu yang paling kompleks di antara layer yang lainnya. Hal inilah yang menjadi alasan terbaginya data link layer menjadi 2 sublayer yaitu MAC Media Access Control dan juga LLC Logical Link Control. Tugas dari MAC sendiri tak lain adalah mengendalikan perangkat dari suatu jaringan yang mendapat akses ke medium dan juga izin ketika melakukan transmisi data. Sedangkan LLC sendiri bertugas mengidentifikasi kemudian membungkus protokol network layer dan juga melakukan kontrol terhadap pemeriksaan kesalahan. 3. Network Layer Di antara 7 OSI layer yang ada, OSI layer yang digunakan untuk proses routing adalah network layer. Hal ini membuat setiap komputer akhirnya dapat terhubung dengan 1 jaringan. Bahkan tak hanya itu saja, network layer juga berfungsi untuk melakukan proses routing serta membuat header pada paket-paket data yang ada. 4. Transport Layer Tingkatan ke 4 OSI layer adalah transport layer. Untuk pengiriman pesan antara 2 atau lebih host yang ada dalam jaringan, maka ini adalah tanggung jawab dari transport layer. Selain itu, ia juga menangani adanya pemecahan serta penggabungan pesan kemudian juga melakukan kontrol untuk keandalan jalur koneksi yang sudah diberikan. 5. Session Layer Tanggung jawab dari session layer adalah mengendalikan sesi koneksi dialog dan juga mengelola bahkan dapat pula memutuskan koneksi dari komputer. Agar bisa membentuk sesi komunikasi, maka digunakanlah sirkuit virtual yang mana dibuat oleh lapisan OSI bernama transport layer. 6. Presentation Layer Melakukan definisi terhadap sintaks yang dipakai oleh host jaringan dalam berkomunikasi merupakan tugas dari presentation layer ini. OSI layer nomor 6 ini juga bertanggung jawab melakukan enkripsi dan juga deskripsi informasi serta data hingga kemudian bisa dipakai di lapisan aplikasi. 7. Application Layer Berbicara tentang penyedia interface antar protokol jaringan pada aplikasi yang sebelumnya sudah ada di komputer, maka ini merupakan tugas Application layer. Ia juga merupakan lapisan paling atas dari model OSI dan kerap memberikan layanan yang mana begitu dibutuhkan oleh aplikasi. Itulah dia 7 layer OSI dan penjelasannya yang mungkin dapat berguna untukmu. Selain memahami tentang pengertian, 7 layer, kini juga akan dibahas mengenai cara kerja dari model OSI. Cara Kerja OSI Layer Cara Kerja OSI Layer Cara kerja OSI layer bisa dibilang sangatlah panjang dan cukup rumit. Ambil contoh ketika Anda hendak mengirim sebuah email ke komputer lain. Berikut inilah tahapannya Application layer mengirim data ke komputer lain Presentation layer melakukan konversi email menjadi format jaringan Session layer membentuk sesi perjalanan data sampai proses pengiriman selesai dilaksanakan Transport layer pengirim memecah data dan dikumpulkan lagi di transport layer penerima Network layer membuatkan sebuah alamat dan menuntun data sampai ke tujuan Data link layer kemudian membentuk data menjadi frame dan juga alamat fisik Lalu di physical layer data akan dikirim lewat medium jaringan ke lapisan transport penerima Setelahnya alur berbalik dari physical layer ke application layer pada komputer penerima Itulah penjelasan mengenai 7 lapisan OSI layer dan cara kerjanya. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan Anda. Perlu diketahui bahwa Qwords tidak hanya berbagi informasi tentang IT saja, Qwords memiliki layanan penjualan Hosting, Domain, VPS, Server, SSL, VPN, Email Marketing dan juga memiliki layanan jasa pembuatan website dengan harga yang menarik. Terima kasih
Urutandata. Ini mengacu pada memecah pesan panjang menjadi paket yang lebih kecil dengan ukuran tetap. Aturan pengurutan data menentukan metode penomoran paket untuk mendeteksi kehilangan atau duplikasi paket, dan untuk mengidentifikasi paket dengan benar, yang termasuk dalam pesan yang sama. Perutean data. Perutean data menentukan jalur paling efisien antara sumber dan tujuan.
Origin is unreachable Error code 523 2023-06-15 223013 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d7e41871a50422a • Your IP • Performance & security by Cloudflare
dsdm. 3fkm20e61a.pages.dev/5083fkm20e61a.pages.dev/3043fkm20e61a.pages.dev/3993fkm20e61a.pages.dev/1633fkm20e61a.pages.dev/1373fkm20e61a.pages.dev/4013fkm20e61a.pages.dev/883fkm20e61a.pages.dev/481
mengatur paket data adalah proses